Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Israel Masih Menggila Jelang Ramadan, Erdogan Buka Suara

  

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemukim Israel adalah salah satu hambatan utama dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

"Salah satu hambatan terbesar dalam mencapai solusi adalah tindakan para perampas kekuasaan, yang disebut pemukim, yang telah menyerbu dan mencuri tanah milik warga Palestina," kata Erdogan saat konferensi pers dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas yang sedang berkunjung, dilansir AFP, Rabu (6/3/2024).

Erdogan, seorang pendukung vokal perjuangan Palestina, juga menyerukan akses tidak terbatas ke masjid Al-Aqsa di Yerusalem selama Ramadan, yang akan dimulai tahun ini pada 10 atau 11 Maret.

"Tuntutan politisi radikal Israel untuk membatasi masuknya umat Islam... benar-benar tidak masuk akal," katanya. "Konsekuensi dari tindakan seperti itu tidak diragukan lagi akan sangat serius."

"Kita akan memulai bulan Ramadan," kata Abbas. "Sudah diketahui umum bahwa pemukim ekstremis pergi ke Al-Aqsa dan melakukan serangan di sana."

Sementara itu, Israel mengatakan pada Selasa bahwa mereka akan mengizinkan jamaah Muslim untuk mengakses Masjid Al-Aqsa selama minggu pertama Ramadan sebanyak tahun-tahun sebelumnya, dan akan menilai situasinya setiap minggu.

Setiap tahun, puluhan ribu jamaah Muslim melaksanakan salat Ramadan di kompleks Masjid Al-Aqsa. Situs tersebut, yang dikenal sebagai Temple Mount bagi orang Yahudi, adalah tempat suci bagi orang Yahudi dan Muslim.

Ramadan datang tahun ini ketika Israel melancarkan kampanye militer tanpa henti di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas serangan mematikan oleh Hamas di Israel pada 7 Oktober.

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben Gvir baru-baru ini mengatakan bahwa penduduk Palestina di Tepi Barat "tidak boleh" masuk ke Yerusalem untuk beribadah selama Ramadhan.

Ben Gvir memimpin partai sayap kanan yang menganjurkan kendali Yahudi atas kompleks tersebut.

Beberapa hari kemudian, Amerika Serikat meminta Israel untuk mengizinkan umat Islam beribadah di Al-Aqsa.

Abbas berada di Turki untuk membicarakan perang Gaza dan upaya rekonsiliasi antara faksi-faksi Palestina.

Sumber Berita / Artikel Asli : cnbc

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - GentaPos.com | All Right Reserved